Minggu, 16 Januari 2011

VISI, MISI, DAN STRATEGI MANUSIA DALAM KEHIDUPAN

VISI
HIDUP BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

MISI
1. BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT
2. MENJADI KHALIFAH DI BUMI

STRATEGI
1. BERIMAN
2. BERAMAL SHOLEH
3. BERNASEHAT DALAM KEBENARAN
4. BERNASEHAT DALAM KESHABARAN

Selengkapnya...

Rabu, 12 Januari 2011

Gaza, kembali lantik 13 ribu Penghafal al-Aquran baru
Kamis, 07/10/2010 11:40 WIB
Assalamualaikum wr.wb


Yang kedua kalinya kami diundang untuk menghadiri acara hafidzul qur'an tepatnya dikota jabaliya, gaza utara, jalur gaza, acara kali ini disponsori oleh menteri perwaqafan dg jumlah 13.000 hafidz dan hafidzah yg tentunya didominasi oleh anak-anak berumur belasan tahun, yang paling mengharukan ada seorang hafidz yang kedua kakinya buntung, beliau dipersilahkan naik ke atas panggung utk menyampaikan sepatah dua patah kataAwal sambutan beliau mengatakan : "Insyallah kita akan bersama-sama melaksanakan sholat di masjid al Aqsha, amin ya rab" selanjutnya beliau sebagai motivasi akan tetapi bagi saya adalah sebuah kata yang mengharukan, bulu kuduku serentak berdiri dan tak tahan melinangkan air mata, kenapa? beliau mengatakan kepada bapaknya : " Wahai bapakku..walau saya tdk mempunyai kedua kaki dan selalu ditemani oleh kursi roda akan tetapi janganlah bersedih karena di akhirat kelak aku akan memberikan pakaian yang sangat indah untukmu, wahai Ayah dan berbanggalah karena anakmu yang cacat ini telah tamat menghafal al-Quran dan insyallah dengan hafalanku ini kita akan bersama-sama menuju pintu surga yang tentunya dengan ijin dan karunia ilahi." Ungkapan seperti ini sudah barang tentu sering kita dengar, akan tetapi baru kali ini penulis menyaksikan langsung kata tersebut dari seorang yang benar subhanallah, allahu akbar.
Setelah itu naik lagi keatas panggung seorang hafidzah yang umurnya sekitar 60 tahun-an, berkaca mata hitam, penulis mengira kalau si ibu tersebut tdk ada masalah dg anggota tubuhnya, subhannalah allahu akbar ternyata yang berdiri diatas panggung dan melantunkan kalimat allah dan diperbagus suaranya adalah (maaf) kedua matanya tidak bisa melihat (tuna netra). Setelah mengaji dg suara yang indah, sesekali beliau melontarkan kata : " walau kedua mataku tidak dapat melihat akan tetapi karena besar niatku akhirnya aku dapat menghafal al-Quran 30 juz hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan, subhanallah..
wallahu alam
wassalam
Salam dari kami relawan indonesia dijalur gaza palestina dan kami dalam keadaan sehat wal afiat dan lancar-lancar saja dalam menjalankan aktivitas misi kemanusiaan.
Abdillah Onim
(merc cab. Gaza Palestina)

Sumber: http://knrp.or.id/opini/gaza-kembali-lantik-30-ribu-penghafal-al-aquran-baru.htm
Selengkapnya...